Coaching Clinic Artikel Jurnal Internasional: Narasumber Tekankan Etika Penulisan dan Pemanfaatan AI
Magetan, 23–24 Oktober 2025 – Kampus Unesa 5 menggelar kegiatan Coaching Clinic Artikel
Bereputasi pada Jurnal Internasional pada 23-24 Oktober 2025 bertempat di Kampus
UNESA 5. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas publikasi ilmiah dan
kompetensi riset sivitas akademika, khususnya para dosen di lingkungan Kampus
Unesa 5 agar mampu menghasilkan artikel berkualitas yang dapat dipublikasikan
pada jurnal internasional bereputasi. Hadir sebagai narasumber, Ahmad Fauzi,
M.Pd., akademisi yang telah berpengalaman dalam publikasi ilmiah dan
pendampingan penulisan artikel pada jurnal bereputasi.
Kegiatan dibuka oleh Prof. Dr. Sarmini, M.Hum selaku Direktur Kampus
UNESA 5. Acara ini diikuti oleh para dosen dari berbagai program studi. Para
peserta menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang sesi berlangsung. Dalam
pemaparannya, narasumber menyampaikan strategi menyusun artikel ilmiah yang
memenuhi standar internasional, mulai dari penentuan kebaruan penelitian (research
novelty), struktur penulisan, penyusunan argumen ilmiah yang sistematis,
hingga pemilihan jurnal yang tepat dan terindeks bereputasi. Narasumber juga
menyoroti pentingnya memahami alur publikasi mulai dari proses submission,
review, perbaikan naskah, hingga artikel dinyatakan accepted.
Salah satu fokus menarik dalam kegiatan ini adalah praktik langsung
pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu penulisan akademik.
Peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga mengikuti praktik penyusunan
draft artikel riset dan Systematic Literature Review (SLR) dengan
memanfaatkan berbagai platform AI. Narasumber menunjukkan bagaimana AI dapat
membantu merumuskan topik penelitian, memperkuat kajian teori, menyusun
abstrak, meningkatkan kualitas academic writing, menyusun SLR secara sistematis,
hingga membantu menganalisis komentar reviewer. Meski demikian, peserta
diingatkan untuk tetap mengutamakan etika penulisan, orisinalitas karya, serta
tanggung jawab akademik dalam penggunaan AI.
“AI mampu mempercepat dan mempermudah proses penulisan ilmiah, namun
tidak boleh menggantikan proses berpikir ilmiah peneliti. Integritas akademik
tetap menjadi prinsip utama dalam setiap publikasi,” tegas Ahmad Fauzi,
M.Pd. dalam penyampaian materinya.
Pada sesi coaching, peserta mendapatkan pendampingan langsung
terkait penyusunan draft artikel mereka. Narasumber memberikan masukan
konstruktif terkait kelayakan topik, alur logika, metode penulisan SLR,
penggunaan sitasi dan referensi, serta penyesuaian artikel dengan gaya
selingkung jurnal tujuan. Suasana diskusi berjalan interaktif dan produktif, di
mana peserta aktif bertanya dan berbagi pengalaman dalam menghadapi tantangan
proses publikasi internasional.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIB ini mendapat respon positif dari para peserta. Banyak dosen menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman menyeluruh mulai dari konsep hingga praktik langsung. Pihak penyelenggara berencana menjadikan Coaching Clinic ini sebagai program berkelanjutan untuk memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah di Kampus Unesa 5.
Penulis : Rizqy Aisyah Leonia
Reviewer : Nurul Khotimah