Sinergi Kampus dan Sekolah: Mengintip Dunia Nyata Pendidikan Anak Usia Dini bersama Mahasiswa PGPAUD
Suasana ceria dan penuh kehangatan di salah satu Taman Kanak-kanak di daerah Magetan, ketika sekelompok mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Unesa Kampus 5 yang melakukan kunjungan observasi lapangan pada tanggal 15 Oktober 2025. Sebuah langkah konkret untuk membangun keterpaduan antara dunia akademik dan praktik pendidikan, sehingga ilmu yang diperoleh tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi juga dapat diterapkan dan relevan dengan konteks nyata. Kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk memperkaya wawasan mereka sebelum terjun sepenuhnya sebagai guru.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memahami secara mendalam interaksi antara guru dan anak, serta pengelolaan lingkungan belajar yang efektif. Mahasiswa tidak hanya mengamati, tetapi juga mempelajari strategi pengelolaan kelas, cara menanggapi perilaku anak yang beragam, dan teknik-teknik yang digunakan guru dalam memfasilitasi perkembangan holistik anak.Mulai dari aspek kognitif, bahasa, sosial-emosional, hingga fisik motorik. Pengamatan ini memberikan gambaran komprehensif tentang tantangan dan kepuasan menjadi seorang pendidik anak usia dini.
Salah satu momen berharga dalam kegiatan ini tercermin dalam interaksi hangat antara mahasiswa PGPAUD dan guru-guru TK. Kolaborasi yang terjalin menciptakan suasana belajar yang suportif. Para guru menyambut mahasiswa dengan tangan terbuka, berbagi pengalaman berharga, dan memberikan tips praktis yang jarang ditemukan dalam buku. Para guru mengapresiasi inovasi dan semangat yang dibawa oleh para mahasiswa, memberikan warna baru dalam rutinitas pembelajaran.
Selain mengamati proses pembelajaran, mahasiswa juga berkesempatan untuk mengamati lingkungan fisik sekolah. Mereka melihat bagaimana penataan ruang kelas memengaruhi minat dan konsentrasi anak dan juga bagaimana media pembelajaran dibuat dan dimanfaatkan selama pembelajaran berlangsung.Dengan hal ini dapat menyiapkan mahasiswa untuk tidak hanya menjadi guru yang baik di dalam kelas, tetapi juga bisa menjadi fasilitator memberi kemudahan dan membimbing siswa dalam proses belajarnya.
Kegiatan ini memiliki dampak yang sangat penting bagi masa depan profesi PGPAUD. Dengan terjun langsung ke situasi pembelajaran nyata di kelas, mahasiswa mulai membangun jati diri sebagai calon pendidik, menumbuhkan empati terhadap tugas guru, serta memahami betapa besar tanggung jawab yang harus mereka pikul.
Penulis : Marsya Nabila Syafiya
Editor : Muhammad Naufal Fairuzillah
Reviewer : Nurul Khotimah